Gaming daily – Pernah nggak sih kamu menamatkan sebuah game, lalu setelah credit scene selesai, pikiran justru dipenuhi berbagai pertanyaan? Bukannya langsung mencari game baru, kamu malah duduk diam sambil memikirkan nasib karakter, jalan cerita, hingga keputusan yang sudah diambil sepanjang permainan.
Pengalaman seperti ini cukup sering dirasakan oleh gamer yang memainkan game dengan narasi kuat. Ada cerita yang membuat pemain terkejut karena plot twist yang tidak terduga, ada pula kisah emosional yang meninggalkan rasa kehilangan setelah petualangan berakhir.
Industri game saat ini memang semakin berkembang. Pengembang tidak hanya berlomba menghadirkan grafis memukau atau gameplay yang seru, tetapi juga berusaha membangun cerita yang mampu menyentuh perasaan pemain.
1. Red Dead Redemption 2
Red Dead Redemption 2 menjadi salah satu game yang berhasil menyajikan cerita emosional dengan pembangunan karakter yang luar biasa. Game besutan Rockstar Games ini mengikuti perjalanan Arthur Morgan, seorang anggota geng Van der Linde yang harus menghadapi perubahan besar dalam hidupnya.
Di awal permainan, Arthur terlihat sebagai penjahat yang terbiasa hidup di dunia keras. Namun, seiring berjalannya cerita, pemain mulai memahami sisi lain dirinya, termasuk hubungan dengan anggota geng, konflik batin, dan pandangannya terhadap kehidupan.
Hal yang membuat game ini begitu membekas adalah bagaimana cerita Arthur berkembang secara perlahan. Interaksi sederhana, percakapan dengan karakter lain, hingga berbagai kejadian selama perjalanan membuat pemain semakin terikat dengan kehidupannya.
2. The Last of Us Part II
Kalau berbicara mengenai game yang memancing perdebatan setelah tamat, The Last of Us Part II wajib masuk dalam daftar. Game garapan Naughty Dog ini menawarkan cerita yang penuh konflik emosional, kekerasan, dan keputusan yang sulit diterima oleh sebagian pemain.
Kisahnya berfokus pada Ellie yang menjalani perjalanan penuh amarah setelah mengalami peristiwa traumatis. Namun, cerita tidak berhenti pada sudut pandangnya saja. Pemain juga diajak memahami kehidupan karakter lain yang memiliki motivasi serta pengalaman berbeda.
Pendekatan tersebut membuat pemain mempertanyakan siapa yang benar dan siapa yang salah. Karakter yang awalnya dibenci bisa perlahan dipahami, sementara tindakan yang sebelumnya dianggap masuk akal dapat terlihat berbeda setelah mengetahui keseluruhan cerita.
3. NieR: Automata
NieR: Automata merupakan game action RPG yang terlihat seperti petualangan futuristik antara android dan mesin. Namun, di balik pertarungan cepat dan desain dunianya yang menarik, game ini menyimpan pembahasan filosofis mengenai kehidupan, kesadaran, tujuan, dan kemanusiaan.
Pemain mengikuti perjalanan android 2B, 9S, dan A2 dalam konflik yang perlahan memperlihatkan kenyataan jauh lebih kompleks daripada yang terlihat pada awal permainan.
Salah satu keunikan NieR: Automata adalah cara game ini menyampaikan cerita melalui beberapa bagian permainan dan perspektif karakter berbeda. Menyelesaikan satu jalur cerita belum tentu memberikan gambaran lengkap mengenai keseluruhan konflik.
4. BioShock Infinite
BioShock Infinite membawa pemain menuju Columbia, sebuah kota terapung yang terlihat megah tetapi menyimpan berbagai rahasia gelap. Dalam game ini, pemain mengikuti Booker DeWitt yang mendapatkan tugas untuk membawa seorang perempuan bernama Elizabeth keluar dari kota tersebut.
Awalnya, perjalanan mereka terlihat seperti misi penyelamatan biasa. Namun, semakin jauh permainan berlangsung, semakin banyak misteri yang terungkap mengenai identitas karakter, hubungan antardimensi, dan berbagai kejadian yang tampaknya saling berkaitan.
Kekuatan utama BioShock Infinite terletak pada cara cerita membangun rasa penasaran. Berbagai petunjuk yang muncul sejak awal permainan mendapatkan makna baru ketika pemain mulai memahami gambaran besarnya.
5. SOMA
SOMA cocok untuk pemain yang menyukai horor psikologis dengan cerita yang membuat pikiran tidak tenang. Dikembangkan oleh Frictional Games, judul ini membawa pemain ke fasilitas penelitian bawah laut bernama PATHOS-II.
Pemain mengendalikan Simon Jarrett yang terbangun dalam situasi misterius dan berusaha memahami apa yang sebenarnya terjadi. Sepanjang perjalanan, ia menemukan berbagai hal yang berkaitan dengan kecerdasan buatan, kesadaran manusia, dan identitas diri.
Berbeda dari game horor yang hanya mengandalkan monster atau kejutan mendadak, SOMA lebih banyak membangun ketegangan melalui pertanyaan filosofis. Apa yang membuat seseorang tetap menjadi dirinya sendiri? Apakah kesadaran bisa dianggap sebagai kehidupan jika tubuh aslinya sudah tidak ada?
6. What Remains of Edith Finch
What Remains of Edith Finch menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan game aksi atau RPG berskala besar. Game petualangan naratif ini mengikuti Edith Finch yang kembali ke rumah keluarganya untuk mencari tahu kisah para anggota keluarga yang telah meninggal.
Melalui penjelajahan rumah dan berbagai ruangan, pemain menemukan cerita mengenai kehidupan setiap anggota keluarga Finch. Setiap kisah memiliki pendekatan penyampaian yang berbeda, sehingga pengalaman bermain terasa bervariasi.
Meski durasinya relatif singkat, game ini memiliki kekuatan emosional yang besar. Pemain diajak melihat bagaimana harapan, kenangan, imajinasi, dan tragedi membentuk kehidupan sebuah keluarga.
7. Outer Wilds
Outer Wilds merupakan game eksplorasi luar angkasa yang mengajak pemain menjelajahi sistem planet misterius dengan kebebasan tinggi. Tidak seperti game yang terus memberikan petunjuk melalui penanda misi, judul ini meminta pemain menemukan jawaban sendiri melalui pengamatan dan eksplorasi.
Pemain berperan sebagai penjelajah yang berusaha memahami berbagai peninggalan peradaban kuno. Setiap lokasi menyimpan petunjuk yang saling berhubungan, sehingga pengetahuan menjadi kunci utama untuk membuka rahasia cerita.
Hal menariknya, perkembangan pemain tidak hanya diukur dari perlengkapan atau kemampuan karakter. Pengetahuan yang berhasil ditemukan justru menjadi hal terpenting untuk memahami dunia permainan.