Progamersarena.org – Langkah Apple memasuki pasar HP lipat tampaknya semakin dekat menjadi kenyataan. Setelah bertahun-tahun hanya beredar sebagai rumor, perusahaan teknologi asal Cupertino tersebut diprediksi akan memperkenalkan iPhone Ultra, yang disebut-sebut sebagai ponsel lipat pertama dalam sejarah lini iPhone, pada September 2026.
Meski Apple belum secara resmi memperlihatkan perangkat tersebut kepada publik, berbagai bocoran mengenai desain dan spesifikasinya mulai memberikan gambaran tentang seperti apa pengalaman menggunakan iPhone lipat. Salah satu informasi yang paling menarik perhatian adalah perkiraan ukuran layar iPhone Ultra yang disebut memiliki konsep serupa dengan perangkat foldable terbaru dari Samsung.
Menariknya, gambaran mengenai wujud iPhone Ultra justru semakin mudah dibayangkan setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8. Perangkat tersebut memiliki dimensi dan ukuran layar yang disebut cukup mendekati sejumlah bocoran mengenai iPhone Ultra.
Dengan demikian, Galaxy Z Fold8 dapat menjadi salah satu referensi paling realistis untuk membayangkan bagaimana bentuk, ukuran, serta kenyamanan iPhone Ultra ketika digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Preorder MacBook Neo Dibuka 15 Mei 2026, Apa Bedanya dari MacBook Lain?
iPhone Ultra Disebut Punya Konsep Layar Mirip Galaxy Z Fold8
Berdasarkan berbagai rumor yang beredar, iPhone Ultra diperkirakan akan menggunakan desain foldable dengan dua layar. Layar bagian luar dikabarkan memiliki ukuran sekitar 5,5 inci, sedangkan layar utama di bagian dalam disebut berukuran sekitar 7,6 inci.
Konfigurasi tersebut membuat perangkat dapat digunakan seperti smartphone biasa ketika dalam kondisi tertutup. Ketika pengguna membutuhkan area layar yang lebih luas, perangkat dapat dibuka sehingga berubah menjadi perangkat berukuran menyerupai tablet mini.
Konsep seperti ini sebenarnya sudah lebih dulu populer melalui lini Galaxy Z Fold milik Samsung. Karena itu, kehadiran Galaxy Z Fold8 menjadi menarik untuk diamati, terutama karena ukuran layarnya dikabarkan memiliki kemiripan dengan spesifikasi yang selama ini dikaitkan dengan iPhone Ultra.
Namun, kesamaan ukuran layar tidak berarti desain kedua perangkat akan benar-benar identik. Apple diperkirakan tetap membawa karakter desainnya sendiri. Salah satu perbedaan yang disebut dalam berbagai bocoran adalah penggunaan sudut bodi yang lebih membulat atau melengkung sehingga tampilan iPhone Ultra kemungkinan terasa lebih khas perangkat Apple.
Galaxy Z Fold8 Jadi Gambaran Nyata iPhone Lipat Apple
Selama Apple belum mengumumkan iPhone Ultra secara resmi, publik hanya bisa mengandalkan bocoran, rumor, gambar konsep, dan prediksi dari berbagai analis. Kondisi tersebut membuat perangkat foldable Samsung menjadi salah satu pembanding paling masuk akal.
Dikutip dari 9to5Mac, sejumlah reviewer teknologi yang mendapatkan kesempatan mencoba Galaxy Z Fold8 lebih awal membagikan foto perbandingan perangkat tersebut dengan sejumlah gadget populer melalui media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Foto-foto tersebut menarik perhatian karena memberikan gambaran mengenai ukuran perangkat ketika digunakan dalam kondisi terbuka maupun tertutup.
Apabila bocoran dimensi iPhone Ultra nantinya benar, pengalaman menggunakan perangkat Apple tersebut kemungkinan tidak akan terlalu jauh dari apa yang ditawarkan Galaxy Z Fold8. Perbedaan utama kemungkinan terletak pada desain, material, perangkat lunak, serta karakteristik antarmuka yang menjadi ciri khas Apple.
Dengan kata lain, Samsung secara tidak langsung memberikan “preview” mengenai bentuk perangkat yang mungkin akan menjadi pesaing langsung iPhone Ultra.
Layar 7,6 Inci Terasa Seperti iPad Mini dalam Ukuran Lebih Ringkas
Salah satu hal paling menarik dari Galaxy Z Fold8 adalah ukuran layar internalnya. Dengan panel sekitar 7,6 inci dan rasio aspek yang dikabarkan mencapai 4:3, layar tersebut memberikan pengalaman visual yang cukup dekat dengan tablet berukuran kecil.
Jurnalis teknologi Ray Wong bahkan membagikan perbandingan Galaxy Z Fold8 dengan iPad mini generasi sebelumnya. Dari perbandingan tersebut, terlihat bagaimana sebuah smartphone lipat dapat menghadirkan area layar yang menyerupai tablet tanpa membutuhkan perangkat berukuran besar.
Konsep tersebut juga berpotensi menjadi daya tarik utama iPhone Ultra. Bayangkan pengguna memiliki sebuah iPhone yang tetap praktis dibawa sehari-hari, tetapi dapat dibuka untuk memberikan bidang layar jauh lebih luas ketika dibutuhkan.
Pengguna bisa memanfaatkan layar besar tersebut untuk membaca dokumen, menonton video, mengedit foto, menjalankan beberapa aplikasi, hingga melakukan aktivitas produktivitas lainnya.
Keunggulan utama teknologi foldable memang terletak pada fleksibilitas tersebut. Saat membutuhkan mobilitas, perangkat dapat dilipat menjadi bentuk yang lebih ringkas. Ketika membutuhkan layar luas, perangkat dapat dibuka dan berfungsi seperti tablet mini.
Galaxy Z Fold8 Dibandingkan iPhone 13 Mini
Selain dibandingkan dengan iPad mini, Galaxy Z Fold8 juga menarik ketika disandingkan dengan smartphone berukuran kecil seperti iPhone 13 mini.
Kreator konten teknologi Shishir memperlihatkan perbandingan antara Galaxy Z Fold8 dalam kondisi terlipat dengan iPhone 13 mini. Hasil perbandingan tersebut menunjukkan bahwa perangkat foldable dapat tetap terasa relatif ringkas ketika ditutup.
Walaupun Galaxy Z Fold8 memiliki bentuk yang sedikit lebih tinggi, dimensinya memperlihatkan bahwa teknologi ponsel lipat tidak selalu identik dengan perangkat besar dan sulit dibawa.
Hal ini menjadi semakin relevan jika dikaitkan dengan rumor iPhone Ultra. Layar eksternal sekitar 5,5 inci berpotensi memberikan pengalaman menggunakan smartphone yang cukup nyaman tanpa harus selalu membuka perangkat.
Dengan demikian, pengguna dapat memilih pengalaman berdasarkan kebutuhan. Untuk aktivitas sederhana seperti menelepon, membalas pesan, membuka media sosial, atau mengecek notifikasi, layar luar sudah cukup. Sementara itu, layar utama berukuran besar dapat digunakan ketika pengguna membutuhkan pengalaman yang lebih imersif.
iPhone Ultra Bisa Mengobati Kerinduan terhadap iPhone Mini
Salah satu aspek yang berpotensi membuat iPhone Ultra menarik adalah ukuran layar eksternalnya. Bagi pengguna yang menyukai lini iPhone mini, perangkat foldable Apple ini mungkin menawarkan pendekatan baru terhadap konsep smartphone ringkas.
Apple sebelumnya menghadirkan iPhone 12 mini dan iPhone 13 mini sebagai alternatif bagi pengguna yang menginginkan smartphone dengan ukuran lebih kecil. Meskipun memiliki spesifikasi yang tetap mumpuni, lini mini akhirnya tidak dilanjutkan pada generasi iPhone berikutnya.
Kini, iPhone Ultra berpotensi menghadirkan kembali sensasi menggunakan smartphone yang relatif ringkas, tetapi dengan pendekatan berbeda. Alih-alih menggunakan satu layar kecil, Apple dapat menyediakan layar eksternal yang nyaman untuk penggunaan sehari-hari dan layar internal berukuran besar ketika perangkat dibuka.
Konsep tersebut tentu menarik karena menggabungkan dua kebutuhan yang selama ini sulit dipadukan, yaitu portabilitas smartphone dan layar besar ala tablet.
Desain iPhone Ultra Diperkirakan Tetap Membawa Ciri Khas Apple
Meskipun Galaxy Z Fold8 bisa menjadi referensi untuk memperkirakan ukuran iPhone Ultra, desain akhir perangkat Apple kemungkinan akan memiliki identitas tersendiri.
Apple dikenal sangat memperhatikan detail desain produknya, mulai dari bentuk bodi, material, transisi antarkomponen, hingga tampilan antarmuka. Karena itu, iPhone Ultra kemungkinan tidak sekadar menjadi versi Apple dari smartphone lipat Samsung.
Rumor mengenai sudut bodi yang lebih membulat menjadi salah satu indikasi bahwa Apple kemungkinan ingin menciptakan tampilan yang berbeda. Selain itu, integrasi antara perangkat keras dan sistem operasi juga dapat menjadi faktor penting yang membedakan pengalaman menggunakan iPhone Ultra dengan perangkat foldable Android.
Jika Apple mampu mengoptimalkan iOS untuk layar lipat, pengguna mungkin akan mendapatkan pengalaman multitasking dan produktivitas yang lebih terintegrasi dengan ekosistem Apple.
Apa Keuntungan iPhone Ultra sebagai HP Lipat?
Kehadiran iPhone Ultra nantinya tidak hanya soal desain yang dapat dilipat. Teknologi ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan iPhone.
1. Lebih Fleksibel untuk Mobilitas
Dalam kondisi tertutup, perangkat dapat digunakan seperti smartphone biasa. Bentuk yang lebih ringkas membuatnya relatif mudah dimasukkan ke saku atau tas.
2. Layar Besar untuk Produktivitas
Ketika dibuka, layar internal sekitar 7,6 inci berpotensi memberikan ruang kerja yang lebih luas. Pengguna dapat membaca dokumen, membuka aplikasi secara bersamaan, atau menikmati konten multimedia dengan area tampilan yang lebih besar.
3. Pengalaman Hiburan Lebih Imersif
Layar berukuran besar juga dapat memberikan pengalaman menonton video, bermain game, dan menikmati konten visual yang lebih nyaman dibandingkan layar smartphone konvensional.
4. Potensi Integrasi dengan Ekosistem Apple
Jika benar diluncurkan, iPhone Ultra kemungkinan akan menjadi bagian dari ekosistem Apple. Integrasi dengan perangkat seperti Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dapat menjadi salah satu nilai jual utamanya.
Tantangan yang Harus Dihadapi iPhone Ultra
Di balik daya tariknya, ponsel lipat juga memiliki sejumlah tantangan. Salah satunya adalah ketahanan mekanisme engsel dan layar fleksibel. Apple harus memastikan perangkat mampu digunakan dalam jangka panjang tanpa mengorbankan kualitas layar maupun kenyamanan pengguna.
Ketebalan perangkat ketika dilipat juga menjadi faktor penting. Smartphone foldable harus cukup tipis agar tetap nyaman dibawa, tetapi juga harus memiliki konstruksi yang kuat.
Selain itu, harga kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen. Teknologi layar lipat dan mekanisme engsel umumnya membutuhkan biaya produksi lebih tinggi dibandingkan smartphone konvensional.
Apple juga harus memastikan bahwa iPhone Ultra menawarkan alasan yang kuat bagi konsumen untuk berpindah dari iPhone biasa ke perangkat foldable.
September 2026 Menjadi Momen yang Paling Dinantikan
Jika rumor yang beredar benar, September 2026 akan menjadi salah satu periode paling penting dalam perjalanan produk iPhone. Apple berpotensi memperkenalkan kategori perangkat baru setelah bertahun-tahun mempertahankan desain smartphone konvensional.
Kehadiran iPhone Ultra juga dapat mengubah persaingan pasar smartphone premium. Samsung telah lebih dulu mengembangkan lini Galaxy Z Fold selama beberapa generasi, sementara Apple dikenal memiliki basis pengguna loyal dan ekosistem perangkat yang sangat kuat.
Apabila Apple berhasil menawarkan desain foldable yang lebih matang, perangkat lunak yang optimal, serta pengalaman pengguna yang sesuai ekspektasi, iPhone Ultra berpotensi menjadi salah satu produk teknologi paling banyak diperbincangkan pada 2026.
Baca Juga: Intip Perbandingan Spesifikasi Huawei Watch Fit 5 vs Huawei Watch Fit 5 Pro
Galaxy Z Fold8 Menjadi “Cermin” Sebelum iPhone Ultra Resmi
Untuk saat ini, Galaxy Z Fold8 dapat disebut sebagai salah satu gambaran paling konkret mengenai seperti apa kira-kira pengalaman menggunakan iPhone Ultra.
Kesamaan ukuran layar yang dirumorkan membuat perbandingan keduanya semakin menarik. Galaxy Z Fold8 menunjukkan bahwa perangkat dengan layar internal sekitar 7,6 inci dapat memberikan pengalaman seperti membawa tablet mini, tetapi tetap bisa dilipat menjadi perangkat yang lebih mudah dibawa.
Sementara itu, rumor layar luar 5,5 inci pada iPhone Ultra juga membuka peluang hadirnya pengalaman yang mengingatkan pengguna pada iPhone berukuran kecil seperti seri mini.
Namun, perlu ditekankan bahwa seluruh informasi mengenai iPhone Ultra sebelum pengumuman resmi Apple masih berada dalam ranah rumor dan prediksi. Spesifikasi, nama produk, desain, harga, hingga tanggal peluncuran dapat berubah sewaktu-waktu.
Jika Apple benar-benar memperkenalkan iPhone Ultra pada September 2026, perangkat ini kemungkinan akan menjadi tonggak penting bagi perusahaan sekaligus menandai babak baru persaingan smartphone lipat premium.
Sambil menunggu pengumuman resmi Apple, Galaxy Z Fold8 setidaknya memberikan gambaran visual mengenai bagaimana sebuah smartphone dengan layar besar dapat tetap dibuat portabel. Jika dimensi iPhone Ultra nantinya memang mendekati bocoran yang beredar, pengguna sudah memiliki bayangan cukup jelas tentang apa yang mungkin mereka dapatkan dari HP lipat pertama Apple.
Dengan kombinasi layar luar yang ringkas, layar internal berukuran besar, desain khas Apple, dan kemungkinan integrasi erat dengan ekosistem perusahaan, iPhone Ultra menjadi salah satu perangkat yang layak dinantikan pada paruh kedua 2026.