Cerita gaming – Ubisoft kembali membuat perubahan besar dalam struktur pengembangan gamenya. Setelah melakukan restrukturisasi pada awal 2026, perusahaan kini menyatukan tim yang berada di bawah Creative House 2 menggunakan satu identitas, yaitu Massive Entertainment.

Perubahan ini membuat nama Massive Entertainment tidak hanya berkaitan dengan studio Ubisoft yang berbasis di Swedia. Identitas tersebut kini digunakan bersama oleh tim pengembangan di Montréal, Paris, Swedia, dan Toronto.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Ubisoft untuk membuat pengembangan berbagai franchise lebih terarah. Creative House 2 sendiri memiliki fokus pada pengalaman bermain yang berkaitan dengan pertempuran kompetitif dan kooperatif, termasuk sejumlah franchise besar yang sudah dikenal gamer.

Ubisoft Ubah Struktur Pengembangan Game

Pada Januari 2026, Ubisoft mengumumkan perubahan besar terhadap model operasional perusahaan. Salah satu bagian penting dari strategi tersebut adalah pembentukan lima Creative Houses yang masing-masing mempunyai fokus berbeda.

Model baru ini dirancang untuk membuat proses pengembangan game menjadi lebih fokus sekaligus memberikan tanggung jawab yang lebih jelas kepada setiap unit. Dengan pembagian tersebut, Ubisoft dapat mengelompokkan studio dan franchise berdasarkan jenis pengalaman yang ingin ditawarkan kepada pemain.

Creative House 2 kemudian diarahkan untuk menangani game dengan elemen battlefield, baik dalam pengalaman kompetitif maupun kooperatif. Beberapa franchise utama yang masuk di dalamnya adalah The Division, Ghost Recon, dan Splinter Cell.

Pada Juli 2026, Ubisoft juga menunjuk Christoph Hartmann sebagai General Manager untuk Creative House 2. Hartmann bertugas mengawasi arah strategis serta pengembangan studio dan merek yang berada di bawah unit tersebut.

Nama Massive Entertainment

Perubahan terbaru yang diumumkan pada Oktober 2026 membuat Creative House 2 semakin menarik. Ubisoft kini menyatukan tim-tim yang berada di dalam unit tersebut di bawah identitas Massive Entertainment.

Artinya, Massive Entertainment kini berfungsi sebagai identitas global untuk tim yang mengembangkan sejumlah franchise besar Ubisoft.

Tim dari Montréal, Paris, Swedia, dan Toronto akan bekerja menggunakan nama yang sama. Penyatuan tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengalaman, kreativitas, serta kemampuan teknologi dari berbagai lokasi pengembangan.

Meski menggunakan identitas Massive Entertainment, unit tersebut tetap menjadi bagian dari Ubisoft. Ubisoft juga masih bertanggung jawab dalam penerbitan dan distribusi game yang dikembangkan di bawah nama Massive Entertainment.

Jadi, perubahan ini bukan berarti Massive Entertainment menjadi perusahaan yang berdiri sendiri. Ini lebih kepada penyatuan identitas dan struktur tim dalam Creative House 2.

The Division Jadi Salah Satu Franchise Utama

Salah satu nama besar yang berada di bawah Creative House 2 adalah The Division. Franchise tersebut dikenal dengan konsep third-person shooter yang menggabungkan elemen aksi, RPG, serta permainan online.

The Division juga memiliki komunitas pemain yang cukup besar dan telah berkembang melalui berbagai konten setelah peluncuran game utamanya.

Ubisoft sebelumnya menempatkan franchise ini sebagai salah satu bagian penting dalam Creative House 2. Bahkan, dokumen perusahaan menunjukkan bahwa studio Massive, Paris, Toronto, dan Montréal memiliki keterkaitan dengan pengembangan portofolio yang mencakup The Division.

Dengan penyatuan identitas menjadi Massive Entertainment, pengembangan franchise ini nantinya dapat memanfaatkan kolaborasi antar-tim di berbagai lokasi.

Ghost Recon dan Splinter Cell Ikut Masuk

Selain The Division, Ghost Recon juga menjadi bagian dari portofolio Creative House 2. Franchise ini sudah lama dikenal dengan permainan tembak-menembak taktis dan pendekatan yang menekankan kerja sama tim.

Sementara itu, Splinter Cell juga masuk dalam kelompok franchise yang ditangani Creative House 2. Kehadiran nama tersebut tentunya menarik perhatian karena seri Splinter Cell mempunyai sejarah panjang di industri game.

Ubisoft sendiri menyebut ketiga franchise tersebut sebagai bagian dari portofolio Creative House 2 bersama IP baru yang sedang dikembangkan.

Dengan berada dalam satu identitas, tim pengembang memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman dan teknologi. Namun, masing-masing franchise tetap dapat mempertahankan karakteristik gameplay yang menjadi identitasnya.

Ada IP Baru Bernama March of Giants

Menariknya, Massive Entertainment tidak hanya akan berfokus pada franchise lama Ubisoft. Di dalam portofolionya terdapat pula IP baru bernama March of Giants.

Kehadiran IP baru ini menunjukkan bahwa strategi Creative House 2 tidak sebatas mengembangkan seri yang sudah populer. Ubisoft juga masih membuka ruang untuk menciptakan pengalaman baru bagi pemain.

Hal tersebut menjadi bagian menarik dari perubahan struktur ini. Jika franchise seperti The Division, Ghost Recon, dan Splinter Cell memiliki basis pemain yang sudah terbentuk, IP baru dapat memberikan kesempatan kepada tim untuk mengeksplorasi konsep berbeda.

Dengan sumber daya dari beberapa lokasi pengembangan, Massive Entertainment memiliki fondasi untuk mengerjakan proyek dengan skala yang besar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *